JURUSAN ETNOMUSIKOLOGI ISI SOLO

WE ARE BLENDING & FUSING, WITHOUT ANY BOUNDARIES

OPERA JAWA DIPENTASKAN DI ISI SOLO

Posted by etnomusikologisolo pada Februari 28, 2010

PENTAS OPERA JAWA DI ISI SOLOOPERA JAWA, TEATER BESAR ISI SOLO

Eko (PC) Supriyanto, dalam Opera Jawa

28 Pebruari 2010, pukul 19.30 wib, Opera Jawa dipentaskan di gedung Teater Besar ISI Solo. Karya tersebut merupakan hasil kerjasama antara Garin Nugroho (Sutradara), Rahayu Supanggah (Komposer) dan Eko Supriyanto (Koreografer). Tampak diantara pemusik, orang nomer satu ISI Solo, Prof. T. Slamet Suparno, S.Kar., MS, pun ikut ambil bagian dalam pementasan tersebut.

Entah karena publikasi yang kurang atau karena mendadaknya informasi pementasan, pementasan malam itu tak banyak dihadiri penonton. Meski demikian, nampak diantara penonton, beberapa tokoh seniman dan budayawan yang hadir malam itu. Antara lain, Suprapto Suryodarmo, Jadug Ferianyo, Halim HD, Jarot B. Darsono dan beberapa seniman lainnya.

Meskipun dengan kemasan artistik panggung yang sangat sederhana (bahkan minim), namun keseluruhan dari karya tersebut dapat  dikatakan memang kaya akan pensuasanaan dan sarat dengan informasi simbol  maupun karakter. Hal-hal tersebut tampak jelas melalui garap musik (karawitan), pola-pola gerak tari dan beberapa gambar yang terpampang pada backdrop.

Masih dengan muatan yang sama, yakni tentang pusaran konlik antara Sri Rama, Dewi Sinta dan Rahwana sebagai orang ketiga (Ramayana). Opera Jawa, mengkesankan sesuatu yang berbeda, terlebih ketika kita membandingkannya dengan versi film yang telah dibuat dan terpublikasikan sebelumnya. Ada beberapa hal yang tentu tak akan terpenuhi dalam versi film yang kemudian justru lebih tertuntaskan melalui pergelaran tari-nya. Begitu pun sebaliknya. Hal yang sama seperti yang seringkali terjadi pada saat kita menyimak karya- karya novel kemudian di-film-kan. Dengan kata lain, kehadiran pementasan karya Opera Jawa malam itu justru menjadi sangat penting, terkhusus bagi munculnya temuan-temuan dan proses pengembangan nilai estetika baru berkaitan dengan perjalanan penciptaan karya itu sendiri.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: